Sabtu, 13 Juni 2009

List Topik Matematika Primary 1

Barikut ini adalah topik matematika yang akan dipelajari oleh anak ditingkat Primary 1 selama 1 tahun :

1. Number 0 to 10
2. Number Bond
3. Addition and Subtraction
4. Number to 20
5. Shape
6. Length
7. Weight
8. Comparing Number
9. Graph
10. Number to 40
11. Multiplication and Division
12. Time
13. Number to 100
14. Money

Insya Allah dalam posting-posting berikutnya saya akan menceritakan bagaimana cara Rafif belajar untuk setipa topiknya.




Selasa, 09 Juni 2009

Kurikulum Primary 1 Cambridge untuk Rafif

Tahun ini Rafif berumur 5 tahun. Jika berdasarkan Cambridge International Primary Program maka usia 5 tahun adalah saatnya untuk mulai mempelajari materi-materi Primary 1 atau bisa dikatakan setingkat SD kelas 1. Hanya ada 3 mata pelajaran yang harus dipelajari anak untuk tingkat Primary yaitu Math, Science and English. Untuk kerangka Kurikulum dan buku serta website yang direkomendasikan bisa didownload gratis disini

Untuk Math saya menggunakan buku Primary Mathematics Textbook 1A terbitan Marshall Cavendis Education yang bisa di beli di toko buku Mentari Cipete. Dari buku ini bisa mendapatkan gambaran detil mengenai topik apa saja yang akan dipelajari anak selama 1 semester. Didalam buku ini juga disertakan beberapa contoh soal untuk dikerjakan anak. Jika ingin anak ingin mengerjakan soal-soal yang lebih banyak kita bisa melengkapinya dengan Workbook dari penerbit yang sama.

Sedangkan untuk Science saya masih belum membeli buku textnya. Jadi masih belum mendapat gambaran detil mengenai apa yang akan di pelajari anak di tingkat primary 1. Selama ini saya masih menggunakan bahan-bahan dari Science A to Z. Saya yakin semua bahan yang akan di pelajari dari buku text sebenarnya bisa kita dapatkan secara gratis dari internet. Hanya saja penggunaan buku text membuat pelajaran lebih terstruktur dan dapat mengikuti tahap demi tahap yang seharusnya.

Bahasa Inggris bagi Rafif adalah bahasa kedua ( ESL = English as Second Language ) sehingga pengajaran bahasa inggris untuk dia tidak sama dengan anak yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibunya. Untuk Rafif bahasa Inggrisnya masih pada penekanan Listening dan Speaking belum sampai tahap Reading ataupun Writing. Setiap harinya saya mengajarkan 1 kalimat baru dalam bahasa Inggris. Saya menggunakan kurikulum dari Genki English. Untuk listeningnya biasanya saya bacakan dari buku-buku dari Reading A to Z ataupun berkunjung ke berbagai perpustakaan digital online. Youtube juga menyediakan banyak sekali lagu ataupun story telling untuk anak. Tahap mengajarkan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua bisa dilihat disini.


Minggu, 07 Juni 2009

Bermain Peran - Astronot

 


Anak-anak senang bermain peran. Mereka suka membayangkan menjadi orang dengan berbagai profesi yang berbeda. Bermain peran bukan hanya sekdar bermain bagi anak-anak. Tapi ini juga merupakan cara mereka belajar mengekspresikan diri, berkomunikasi, berkreativitas sekaligus juga mengembangkan berbagai keahlian motorik mereka. Ada satu bab di Buku Einsten Tidak Pernah Menghafal terbitan KAIFA yang membahas secara menarik mengenai bermain peran.
Agar bermain peran menjadi lebih menarik bisa ditambahkan berbagi perlengkapan penunjang seperti topi kertas astronot ini. Saya mendapatkan polanya dari buku Happy Hats People terbitan Teacher Created Material dari seorang teman di Canada. Selain astronot ada juga beberapa topi untuk profesi lain seperti polisi, koki, supir dll. Semuanya bisa dibuat dari kertas biasa.




Posted by Picasa

Self - Discipline

 

Anak-anak tidak cukup diingatkan hanya dengan kata-kata saja. Jika hanya dengan kata-kata bisa saja mereka bosan dan kita juga capek ngomel terus :). Aisyah sering sekali merebut barang yang sedang dipegang Rafif. Akhirnya Rafif marah dan terkadang sampai memukul. Setelah beberapa kali kejadian saya membuat mereka berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan masing-masing. Janji tersebut saya tulis di sebuah gambar bola yang saya ambil dari buku Charater Education for Kids. Kemudian poster tersebut saya tempel di dinding rumah menggunakan Tack It.
Setiap mereka bisa melaksanakan janji tersebut mereka bisa memindahkan gambar bola tersebut ke dalam gawang. Sambil saya jelaskan juga bahwa mereka sudah melakukan Self - discipline karena telah dapat mengendalikan diri sendiri. Lumayan pertengkaran bisa dikurangi walapun belum hilang sama sekali.





Posted by Picasa

Kamis, 04 Juni 2009

Our Family Tree


Rafif mempunyai kecenderungan visual sehingga dia lebih cepat mengerti mengenai suatu topik dengan melihat gambar. Suatu hari dia bertanya mengenai om-omnya ada berapa dan siapa saja. Saya fikir ini saat yang tepat untuk mengajarkan silsilah keluarga kami. Untuk lebih memudahkan Rafif memahami hubungan keluarga, saya membuat gambar pohon besar di karton asturo. Kemudian saya menggunting kertas kecil-kecil yang bertuliskan nama anggota keluarga kami. Setelah itu Rafif menempelkan kertas tersebut dengan bantuan saya di tempat yang seharusnya. Jadilah pohon keluarga kami :)



Menghafal Alquran


Baru satu bulan ini saya menerapkan program menghafal Alquran untuk Rafif. Seharusnya lebih awal lagi sebelum dia berumur 5 tahun. Sekarang agak sedikit terlambat ternyata. Saya terlambat memulai karena ada yg menyarankan agar program hafalan dilakukan ketika anak sudah bisa membaca Alquran atau minimal sudah bisa melafalkan ayat-ayat alquran secara pas.
Tapi ternyata untuk mendidik anak hafal Alquran tidak perlu menunggu anak bisa membaca alquran terlebih dahulu karena mereka bisa mulai menghafalkan dengan cara dibacakan terlebih dahulu ayatnya satu demi satu.


Untuk mendidik Rafif menghafal Alquran saya dibantu oleh Melly seorang ustazah lulusan LIPIA. Melly datang seminggu dua kali kerumah. Selain itu saya juga menggunakan program Imaan Star
yang bisa di download gratis. Imaan Star adalah satu software untuk membantu kita menghafal Alquran yang dilengkapi dengan tulisan alquran yang besar serta bacaan yang jelas dan lambat sehingga membantu anak untuk menyimak bacaannya. Selain itu kita juga bisa mengatur ayat mana yang ingin kita putar serta berapa kali ayat tersebut mau kita ulang.

Walaupun demikian kesulitan tetap saja ada. Secara teori seharusnya anak harus hafal dulu satu ayat sebelum dia maju ke ayat berikutnya. Tapi Rafif ngotot untuk terus maju walaupun dia masih belum hafal ayatnya. Akhirnya saya terpaksa membiarkan dia memilih surat mana yang mau dia hafal tanpa mengikuti urutan seharusnya.
Anak-anak cepat hafal tapi cepat juga lupa sehingga seharusnya surat yang sudah dihafal tetap harus diulang-ulang. Rafif juga terkadang menolak untuk mengulangnya kembali. Sehingga perlu usaha keras untuk membujuknya.
Biasanya saya usahakan ketika sudah ditempat tidur menjelang tidur malam acara mengulang hafalan dilakukan.

Agar Rafif lebih tertarik untuk menghafal saya ajak juga melihat arti dari setiap kaya yang dihafal melalui Alquran terjemahan kata per kata yang di terbitkan oleh Syamil.

Seperti biasa semua yang dipelajari Rafif secara otomatis juga membuat Aisyah belajar. Karena sering mendengar Aisyah secara otomatis juga bisa ikut menghafal walapun dengan bacaan yang masih belum jelas.

Untuk jadwal menghafal Juzamma bisa dilihat disini

Summer Holiday

Libur telah tiba... Libur telah tiba... Hatiku gembira.... Siapa yang ga gembira kalau lagi liburan, apalagi kalau liburnya selama 11 min...