Tampilkan postingan dengan label Situs Menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Situs Menarik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Oktober 2011

Lapbook Luar Angkasa Aisyah (TK)

Saya mau cerita sedikit tentang lapbook yang Aisyah buat. Tema lapbook kali ini adalah luar angkasa sesuai dengan topik sains yang kami pelajari. Alasan saya menggunakan kata kami dan bukan anak-anak karena bukan hanya mereka saja yang belajar saya juga belajar banyak hal baru bersama mereka. Untuk lapbook kali ini hampir semua materinya saya dapatkan dari Homeschool Creation. Hanya ada satu bagian yang saya print dari tempat lain. Bagian gambar pesawat luar angkasa yang didalamnya ada cerita Aisyah.

Untuk bagian depan lapbook saya minta Aisyah untuk menggambar apa saja yang menurutnya sesuai dengan ruang angkasa. Dia memilih untuk menggambar matahari dan rumah. Selain itu dia juga menempelkan bintang yang sudah diwarnai. Setelah selesai menempel bintang-bintang tersebut Aisyah dengan bangganya bilang, "Mi, lihat lapbook Iyah udah cantik kan ada bintang-bintang!".

Bagian depan Lapbook
Untuk bagian dalam ada beberapa lembar worksheet untuk belajar menulis yang saya gabung menjadi satu kemudian saya straples dibagian tengah lapbook. Jika Aisyah ingin melihat lembar kedua dia hanya perlu mengangkat lembar pertama keatas.

Bagian dalam lapbook

Worksheet menulis

                           Lembar kedua worksheet
Dibagian samping kanan ada deretan kantung kertas untuk menyimpan kartu-kartu kecil. Dibagian atas ada kartu untuk mencocokan gambar dengan bayangannya,  ditengah ada kartu yang bergambarkan benda-benda luar angkasa, dan dibawah ada kartu angka untuk disusun dari angka 10 - 1. Jadi anak belajar berhitung mundur sambil membayangkan akan meluncurkan pesawat ulang alik.

Tempat untuk menyimpan kartu-kartu kecil
Dibagian kiri lapbook ada buku kecil untuk anak belajar nama warna, kemudian ada kantung hijau yang isinya roket berbagai ukuran untuk disusun   berurutan dari mulai kecil sampai besar atau sebaliknya. Dan paling bawah ada kantung kertas lagi berisikan kartu-kartu untuk anak belajar phonik dengan cara melingkari huruf awal dari gambar yang ada.

Jika anak belum bisa menulis bukan halangan bagi dia untuk tidak bisa mengeluarkan isi pikirannya dalam bentuk tulisan. Kita bisa membantu dengan menuliskannya. Seperti yang saya lakukan dengan Aisyah. Saya menyuruh dia untuk menceritakan apa saja yang dia fikirkan mengenai pergi ke luar angkasa. Kemudian saya menuliskannya pada selembar kertas yang sudah dia gunting berbentuk roket. Seperti gambar dibawah.

Roket berisi cerita Aisyah


Lembar untuk menebalkan
Terakhir ada latihan menebalkan garis untuk menghubungkan roket dengan bulan. karena didalam sudah penuh akhirnya lembar tersebut ditempelkan dibagian belakang lapbook. Selesai sudah Lapbook sederhana untuk anak usia prasekolah atau TK. Yang menarik dari lapbook walaupun sumber materi yang diambil sama tapi hasil akhirnya pasti berbeda. Silahkan download materi dan buat lapbook kreasi masing-masing. Dan saya akan senang sekali berkujung melihat hasil Lapbbok dari teman-teman apabila meninggalkan alamatnya pada kota komen dibawah ini.

Jumat, 14 Oktober 2011

Lapbook Tanaman

Sesuai dengan janji saya pada posting sebelumnya, posting kali ini mengenai  lapbook yang Rafif buat bertema tanaman. Agar sesuai dengan temanya saya menggunakan map berwarna hijau. Awalnya saya ingin ada gambar tanaman di halaman depan tapi Rafif menolak dia memilih hanya membuat tulisan Plant dengan glitter. Karena ini Lapbook Rafif bukan lapboo saya, jadi keputusan ada ditangan dia. Tujuan saya anak-anak membuat lapbook agar apa yang sudah mereka pelajari bisa dikumpulkan dalam satu tempat dan bisa dibaca ulang kapan saja mereka butuh.
Halaman Depan
Lapbook ini terdiri dari dua lembar map yang digabung menjadi satu. Pada lembar pertama Rafif menempelkan hasil quiz yang disediakan oleh Science A to Z. Terdiri dari bagian-bagian tanaman, dan puzzle kata. Setelah itu dia juga menempelkan tulisan singkat mengenai karir yang dapat dipilih dengan menguasi ilmu tentang tanaman. Selain quiz Science A to Z juga menyediakan 3 buku kecil mengenai tanaman. Ketiga buku tersebut disimpan dalam folder berwarna oranye yang terbuat dari karton yang di depannya bertuliskan Plant Book. Terakhir saya mengajarkan Rafif membuat lingkaran yang dapat diputar yang beriskan gambar buatannya sendiri mengenai daur hidup tanaman dari mulai biji sampai menjadi tanaman yang kembali menghasilkan biji. Sebenarnya lingkaran itu ada tutupnya yang bisa diputar jadi hanya menampilkan satu daur hidup saja. Sayang tutupnya dirobek Afkar dan ketika lapbook ini difoto tutupnya masih hilang entah kemana.

halaman pertama

Bagian dari tanaman


Tulisan mengenai karir, buku-buku mengenai tanaman.

Daur hidup tanaman

Untuk lembar kedua saya mengambil bahan dari hasil googling  internet. Sumber lapbook yang paling lengkap ada di  http://www.squidoo.com/plant-lapbook- .  Di lembar kedua ini ada  lembar kertas berisi gambar komponen yang dibutuhkan tanaman untuk hidup disertai penjelasan singkat. Sebenarnya biji tidak termasuk komponen yang dibutuhkan tanaman karena dia merupakan bagian dari tanaman itu sendiri. Tapi menurut Rafif tanaman perlu biji. Itulah alasan kenapa gambar biji termasuk dalam daftar.

Gambar yang dibutuhkan oleh tanaman.


Saya juga menemukan lembar kerja yang berisi gambar aneka jenis barang. Dari gambar tersebut Rafif harus memilih barang apa yang terbuat dari tanaman. Awalnya Rafif tidak memilih spagetti sebagai benda yang dihasilan tanaman karena selama ini dia hanya melihat spaghetti dalam bentuk kering. Dari Lesson Pathways saya menemukan Grain Chain situs  internet yang berisi penjelasan mengenai padi-padian. Dari mulai padi ditanam dari biji sampai dijadikan tepung dan kemudian dibawa kepabrik untuk dijadikan roti.  Setelah berkunjung di Grain Chain Rafif jadi tahu bahwa banyak makanan yang berasal dari padi-padian yang diubah menjadi tepung seperti spaghetti atau pancake yang sering dia makan.

Worksheet benda dari tanaman

Lapbook ini juga memuat kartu-kartu kecil yang bisa disusun menjadi tahapan-tahapan tanaman dari mulai diletakkan media tanam seperti tanah sampai tanamannya besar dan berbunga. Potongan bunga yang teridiri dari akar, daun, batang dan kelopak bunga yang disusun  dan  diwarnai . Komponen terakhir dari lapbook ini adalah nama-nama bagian pohon.

Bagian dari bunga

Kartu pertumbuhan tanaman


Bagian dari pohon

Sabtu, 06 Agustus 2011

Tantangan 30 hari Klub Oase # 4

Untuk Tantangan Klub Oase hari ke-4, saya mulai mengunakan aplikasi Photoscape untuk menyusun kolase foto kegiatan Rafif dan Aisyah. Hasil kolase saya bisa dilihat di album Facebook saya.  Photoscape bisa di download secara gratis dan dipakai ketika kita offline. Background dan hiasan kolasenya saya ambil dari Shabby Princess yang menyediakan free scrapbook kits.

Photoscape tidak hanya menyediakan sarana untuk mengedit foto tapi juga menyusun, menggabungkan beberapa foto, memotong foto layaknya puzzle sampai membuat animasi dan komik.

Tutorial sederhana membuat kolase dengan Photoscape adalah sebagai berikut :
 1. Buka aplikasi Photoscape yang sudah didownload.
2. Pilih modul Page
3. Pilih layout foto yang diinginkan dikolom sebelah kanan
4. Masukkan background atau paper dari scrapbook kit. pilihannya ada di kolom sebelah kiri.
5. Jika ingin menggunakan frame yang disediakan photoscape pilih di kotak frame dikolom sebelah kanan atas.
6. Jika sudah selesai silahkan di save ada yang ingin ditambahkan silahkan klik tombol Edit dibawah tombol Save.
7. Dibagian Edit jika ingin menambah gambar atau tulisan bisa pilih Object yang terletak dibagian bawah. Kita bisa memilih object yang disediakan photoscape atau object lain yang sudah ada dikomputer kita.

List situs yang menyediakan Scrapbook Kit bisa kita lihat di sini. Hanya saja ukuran kit yang didownload lumayan besar berkisar puluhan Mb. Tapi dengan mendownload kit tersebut kolase kita akan tampil cantik.

Kegiatan lain yang kami lakukan kemarin adalah percobaan Merica Kocar Kacir. Idenya diambil dari situs webnya Rumah Sains Ilma yang menyediakan berbagai kegiatan menarik yang berhubungan dengan sains.
Gambar dibawah adalah gambar merica yang dituang ke air. Merica masih berkelompok dan mengumpul di tengah.
Add caption
Setelah itu saya memasukkan tangan saya, pensil dan beberapa benda lain. Tapi ketika diangkat susunan mericanya masih seperti awal. Lain halnya ketika saya memasukkan benda yang sudah dicelup kedalam air sabun. Mericanya langsung berlarian dan tidak mengumpul lagi ditengah. Anak-anak takjub sekali ketika melihat reaksi si merica terkena air sabun. Sampai-sampai mereka minta percobaannya diulang lagi. Gambar dibawah adalah gambar merica yang sudah terkena air sabun.



Sabtu, 26 Maret 2011

A Muslim Child Has Born

Internet menjadi sumber yang luar biasa untuk mendapatkan materi belajar. Salah satu blog yang menyediakan sumber belajar untuk anak muslim adalah A Muslim Child Has Born. Saya merasa harus menulis satu posting khusus tentang blog ini karena saya sangat merekomendasikan blog ini. Semua materi di blog ini bisa di download gratis. Dari mulai buku dan aktivitas yang menyertai buku tersebut sampai dengan berbagai materi islam yang disajikan dengan menarik. Materinya memang hanya untuk anak usia prasekolah sampai dengan taman kanak-kanak tetapi karena disajikan dalam bahasa Inggris dan Arab bisa saya gunakan juga untuk Rafif. 

Umm An - Nu'man selaku pemilik blog juga sangat rajin mengupdate dan menambah materi baru. Jauh lebih rajin dari saya yang hanya sekedar menulis :). Materi di blog ini juga dibuat untuk melengkapi kurikulum prasekolah dari Umm Maimoonah yang bisa didownload disini.

GIPIKA & GASING

GIPIKA atau Gerakan Ibu Pintar Matematika adalah satu gerakan yang digagas oleh Prof. Yohannes Surya melalui Surya Institute. Melalui GIPIKA Yohannes Surya ingin menyebarluaskan metode GASING yaitu metode belajar Matematika yang Gampang ASyIk dan MenyenaNGkan. Metode tersebut diajarkan kepada ibu-ibu karena pada umumnya ibu-ibulah yang bertanggung jawab atas pendidikan anak. Sehingga apabila para ibu sudah pintar matematika maka bisa membantu anak mereka belajar matematika sehingga anak Indonesia bisa menguasai matematika.

Saya berkesempatan mengikuti pelatihan ini melalui pelatihan yang diadakan oleh Komunitas Homeschooling Berkemas. Dari 10 kali sesi pertemuan saya hanya bisa datang pada 3 sesi saja karena saya tidak mungkin tinggal di Jakarta selama 2 bulan.


Ada beberapa perbedaan metode Gasing ini dengan metode yang biasa. Perbedaan yang mendasar adalah mengenai urutan materi. Pada metode gasing setiap materi harus dikuasai dengan tuntas baru pindah ke materi baru. Misalkan di buku teks yang biasa anak akan belajar penjumlahan 1 - 20 lalu pindah ke materi pengurangan. Seetelah mengenal sedikit materi pengurangan kemudian pindah lagi ke materi perkalian dan kemudian pindah lagi ke materi pengukuran walaupun anak baru bisa melakukan perkalian 3. Di GASING anak mulai dari materi penjumlahan 1-9, lalu 1-20 , penjumlahan 2 digit , 3 digit sampai penjumlahan mencapai angka jutaan. jadi Anak diharapkan untuk menguasai materi penjumlahan baru kemudian belajar perkalian dan bukannya pengurangan seperti biasa. Sebelum masuk ke materi baru anak juga diberikan soal-soal cerita agar dapat mengaplikasikan materi penjumlahan yang telah di pelajari.

Demikian juga halnya dengan perkalian dipelajari dengan tuntas sampai anak bisa mengalikan angka sampai bernilai jutaan baru setelah itu anak bisa melanjutkan ke pengurangan begitu seterusnya sampai habis 10 topik pembahasan.

Perbedaan lainnya adalah cara melakukan penghitungan. Jika selama ini kita menjumlahkan 234 + 345 dimulai dari satuannya dulu yaitu 4 + 5 di metode GASING ini dilakukan dari depan yaitu dari ratusannya terlebih dahulu. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat link yang ada disini.

Selain itu juga ada berbagai trik yang digunakan agar anak bisa memahami materi dengan mudah. Ketika saya menerapkan metode GASING ini ke Rafif memang dia bisa menangkap dengan cepat materi penjumlahan. Masalah timbul ketika saya minta Rafif mengerjakan soal-soal dibuku materi yang saya beli ketika pelatihan dia merasa bosan karena soal-soalnya sangat banyak ditambah dengan cetakan bukunya yang kecil-kecil.

Bagi para orang tua yang ingin mengikuti pelatihannya bisa menghubungi Surya Institute. Untuk materi penjumlahan dan perkalian sudah ada videonya dia website GIPIKA sehingga kita bisa pelatihan secara jarak jauh dan gratis. Buku Panduan mengajar juga dijual seharga Rp. 100.000 untuk 3 buku panduan. Sednagkan buku berisi materi dan soal-soal dijula seharga Rp. 300.000 untuk 10 buku materi.

Kamis, 02 Desember 2010

Second Life

Second Life bisa dikatakan adalah sebuah dunia virtual yaknya game online. Hanya saja di SL kita tidak hanya bermain game tapi bisa bertemu dengan berbagai orang dengan berbagai latar belakang yang diwakili dengan Avatar. Diantara avatar-avatar tersebut ada yang berprofesi sebagai profesor dari berbagai bidang ilmu. Jika didunia nyata rasanya mustahil bisa bertemu dengan ahli geologi dari univeritas di Amerika tapi di Sl ini bisa saja terjadi. Dan tidak hanya sekedar bertemu tapi juga bisa berkomunikasi dengan para ahli tersebut. Bahkan diantara mereka ada yang membuka kelas-kelas yang bisa kita datangi. Di SL kita juga bisa menjelajah ke berbagai museum atau berbagai negara secara virtual sehingga kita bisa mendapatkan gambaran 3 dimensi yang sesuai dengan aslinya. Hal ini yang mendasari saya untuk mendaftar SL. Dengan SL saya merasa bahwa ilmu bisa didapatkan dari berbagai negara dan orang dengan hanya duduk didepan laptop saja. Untuk Keluarga Homeschooling seperti saya ini merupakan hal yang luar biasa. Ketika sudah masuk kedalam SL saya mengetahui ternyata kita tidak hanya bisa melihat bahkan kita bisa menciptakan berbagai benda 3 Dimensi dengan berbagai tutorial yang disediakan gratis oleh berbagai lembaga.


Sebenarnya saya sudah mendaftar SL sejak dari 3 bulan yang lalu. Tapi sambungan internet yang lambat membuat saya kesulitan dalam menjalankan aplikasi SL. Baru 4 hari ini saya bisa mulai akses Sl dengan relatif lancar menggunakan koneksi internet unlimited harian yang disediakan oleh Telkomsel. Sebelum mulai masuk ke SL saya membaca berbagai blog yang ditulis para Homeschooler mengenai SL. Berikut daftar blog yang bisa di intip untuk mengetahuo lebih lanjut mengenai SL:
- Blognya Lala Rembrandt
- Blognya Ines Ogura
- Blognya Marcel Moswood

Jika anda baru mulai masuk SL dan dilanda kebinggungan seperti yang saat ini saya alami :) saran saya datang ke New Citizens Incorporated. Disana akan banyak penjelasan awal mengenai SL. Selain itu juga bisa bertanya dengan para Avatar yang sedang bertugas atau datang ke pertemuan SLED Indonesia yang diadakan setiap Jumat malam pukul 9.00 WIB. Sedangkan jika anda langsung tertarik untuk membuat benda-benda 3 dimensi seperti DI SL silahkan datang ke Happy Hippo Building School yang menyediakan tutorial gratis untuk building 3D.

Rabu, 24 Maret 2010

Tips Mengajarkan Konsep Matematika Bagi Anak Usia Dini

Belajar matematika tidak hanya bisa dilakukan melalui mengerjakan latihan soal di lembar kerja. Untuk bisa mengerjakan worksheet sebaiknya anak harus terlebih dahulu diajarkan konsep dan menerapkan konsep tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Misalkan belajar ikatan bilangan dengan menggunakan balok atau bermain congklak untuk melatih anak memperkirakan atau mengestimasi jumlah sekelompok benda.

Untuk mendapatkan ide-ide mengenai mengajarkan konsep matematika untuk anak usia dini silahkan klik disini . Di website yang dimiliki oleh public schools of North Carolina ini kita bisa mendapatkan berbagai kegiatan menarik untuk anak belajar matematika dari mulai TK sampai dengan grade 12. Jenis kegiatannya bisa dilihat berdasarkan topik atau minggu. Bahan pendukung untuk setap permainan juga disediakan untuk diprint. Silahkan dicoba pasti matematika menjadi salah satu pelajaran yang disukai anak-anak.

Senin, 07 Desember 2009

Tuxpaint - Software Gambar Untuk Anak

Salah satu keuntungan tergabung dalam milis homeschooling adalah mendapatkan informasi menarik mengenai situs web atau software yang bagus untuk anak. Tuxpaint salah satu software yang infonya saya dapatkan dari milis sekolah rumah. Tuxpaint adalah software gambar yang dirancang untuk anak usia 3 - 12 tahun. Software ini bisa didownload gratis www.tuxpaint.org. Software tersebut dilengkapi dengan berbagai tool yang menarik seperti paint brush, untuk mengetikkan text, aneka garis dan bentuk serta efek khusus yang membuat anak bisa bebas mengolah lembar putih kosong menjadi berbagai gambar. Selain itu kita juga bisa menambahkan text digambar tersebut. Saya jadi terfikir untuk membuat buku cerita sederhana dengan menggunakan tuxpaint. Pertama buat gambarnya lalu ketik teks cerita dibawahnya kemudian di print jadi deh buku.

Sebelumnya kami biasa menggunakan microsoft paint, tetapi Tuxpaint ini lebih mudah digunakan, lebih kids friendly dan fiturnya lebih banyak. Selain gratis yang paling membedakan Microsoft paint dengan Tuxpaint adalah di Tuxpaint ada tool stamp. Ada berbagai pilihan gambar yang bisa di stempel dan lucunya ketika di stempel gambar tersebut mengeluarkan bunyi yang sesuai dengan gambarnya. Stamp ini harus di download terpisah dari software utamanya tapi tetap disediakan gratis.


Komentar Rafif tentang Tuxpaint :
Menyenangkan karena ada kertas origami( background gambar) yang sangat bagus. Rafif bisa mewarnai dan menggambar.





Jumat, 17 Juli 2009

Belajar Membaca Dalam Bahasa Inggris

Setelah selesai dengan urusan membaca dalam bahasa Indonesia sekarang Rafif mulai bergelut dalam usahanya membaca dalam bahasa Inggris. Lebih sulit memang jika dibandingkan membaca dalam bahasa Indonesia. Sama seperti ketika belajar bahasa Indonesia kali ini saya juga menggunkan alat bantu visual. Karena Rafif akan lebih cepat menguasai sesuatu apabila dia bisa melihatnya.

Untuk belajar bahasa Indonesia dulu saya menggunakan film animasi dari metode cantol Raudhoh. Hampir setiap hari dia menonton film yang berisikan nyanyian "para suku kata " seperti ba, bi, bu, be, bo.

Untuk belajar membaca dalam bahasa Inggris situs Starfall yang jadi andalan. Situs ini berisikan berbagai animasi menarik untuk belajar phonics. Ada 2 metode untuk membantu anak belajar membaca dalam bahasa Inggris yaitu Whole Language Approach dan Phonic. Silahkan klik disini untuk penjelasan lebih lanjut mengenai kedua metode.

Sebelum ini Rafif sudah bisa membaca beberapa kata sederhana dalam bahasa inggris seperti cat, house, girl dan sebagainya karena dia masih ingat cara membaca kata tersebut ketika dibacakan sebelumnya. Jadi dia belajar membaca dengan memorization atau metode Whole Language Approach. Tapi untuk kata-kata yang belum pernah dia dengar dia tidak bisa membacanya. Selain itu untuk kata-kata yang dia ingat cara membacanya juga belum tentu semua bisa dai tulis kembali seperti girl tau house. Karena dia tidak pernah mengeja kata itu sebelumnya. Dia hanya mengingat cara kata itu dibacakan.

Oleh karena itu saya mulai mengajarkan metode phonic untuk Rafif yaitu belajar membaca secara di eja. Misalkan girl itu terdiri dari g-i-r-l. Dalam metode phonic bunyi huruf tidak selalu sama dengan nama hurufnya. Bagaimana bunyi setiap huruf bisa didengar melalui Starfall. Untuk latihan membaca dan menulis dengan metode phonic saya menggunakan worksheet dari http://www.progressivephonics.com/~suzettew/ yang bisa didownload setelah kita mendaftar sebagai member secara cuma-cuma.




Senin, 06 Juli 2009

Tahapan Anak Usia Dini Belajar Matematika


Ini gaya Rafif mengerjakan worksheet penjumlahan. Sebelum ini dia sudah mengerti konsep penjumlahan hanya saja tidak pernah mengerjakannya dalam bentuk lembar kerja. Untuk menjumlahkan sesuatu Rafif masih harus melihat gambar atau menggunakan benda nyata untuk menghitung. Dia belum dapat menjawab jika pertanyaannya simbolik seperti 2 + 3. Untuk membantu Rafif belajar menghitung dengan menggunakan gambar saya menggunakan website Adding Bricks.

Tahap anak belajar berhitung memang ada 3 tahap. Dan mereka harus melewati ketiga tahap tersebut satu demi satu.


Tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut:

1. Manipulative Mode
Tahap pertama adalah anak belajar menghitung secara dengan menggunakan manupulatif atau objek nyata yang dapat mereka pegang dan sentuh. Jadi untuk memudahkan anak belajar matematika kelak sediakan berbagai kesempatan bagi anak untuk menghitung benda-benda nyata sedari usia dini setidaknya umur 3 tahun. Benda-benda tersebut bisa berbentuk apa saja, permen, balok, sendok ataupun mainan mobil-mobilan. Sebelum mereka masuk ketahapan berikutnya anak-anak harus menguasai tahap berhitung dengan benda-benda manipulative.

Setelah anak menguasai menghitung dengan benda-benda nyata, anak mulai dapat menghitung gambar dari benda tersebut misalkan saja seperti yang banyak terdapat di berbagai lembar kerja ada 3 buah gambar payung lalu disebelah kanannya ada 2 buah lagi gambar payung. Lalu anak akan menjumlahkan kedua gambar tersebut sehingga menghasilkan jawaban 5 buah payung. Tapi jika anak tidak melewati tahap pertama atau tidak menguasai menghitung dengan benda-benda nyata maka bisa saja dia salah menjawab karena dia ada gambar yang tidak dia hitung atau bahkan dia hitung dua kali.

2. Mental Image Mode
Kemudian anak tidak perlu lagi melihat atau menyentuh benda-benda yang ingin dihitung. Untuk menjawab soal matematika dia hanya perlu membayangkan benda-benda tersebut di dalam kepalanya. Misalkan saja pada soal cerita ibu membeli 10 buah mangga kemudian memberi 6 buah mangga kepada adik. Berapa mangga yang masih dimiliki ibu. Anak tidak perlu lagi menghitung ataupun melihat buah mangganya. Anak hanya perlu membayangkan mangga tersebut di kepalanya untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut.

3. Abstract Mode

Tahap terakhir anak sudah dapat menyelesaikan soal-soal matematika tanpa perlu membayangkan sama sekali benda-benda yang akan dihitung. Ketika disebutkan angka 5 anak secara otomatis sudah tahu berapa itu angka 5. dengan hanya melihat simbol angka seperti 4 + 5 saja anak sudah tahu jawabannya secara otomatis.
Ketika sudah sampai pada tahap ketiga anak bisa saja kembali menghitung dengan dua tahap sebelumnnya. Tapi jika dia belum menguasai tahap 1 dan 2 maka anak akan kesulitan mengerjakan soal-soal matematika berbentuk simbol seperti pada tahap ketiga ini. Jadi jika ada anak yang kesulitan mengerjakan soal-soal matematika berbentuk simbol seperti sebagian besar soal-soal di lembar kerja sebaiknya anak diajak lagi menghitung dengan menggunakan manipulatif atau gambar dari benda-benda yang dihitung karena mungkin 2 tahap sebelumnya belum dilalui dengan baik.

Kamis, 04 Juni 2009

Menghafal Alquran


Baru satu bulan ini saya menerapkan program menghafal Alquran untuk Rafif. Seharusnya lebih awal lagi sebelum dia berumur 5 tahun. Sekarang agak sedikit terlambat ternyata. Saya terlambat memulai karena ada yg menyarankan agar program hafalan dilakukan ketika anak sudah bisa membaca Alquran atau minimal sudah bisa melafalkan ayat-ayat alquran secara pas.
Tapi ternyata untuk mendidik anak hafal Alquran tidak perlu menunggu anak bisa membaca alquran terlebih dahulu karena mereka bisa mulai menghafalkan dengan cara dibacakan terlebih dahulu ayatnya satu demi satu.


Untuk mendidik Rafif menghafal Alquran saya dibantu oleh Melly seorang ustazah lulusan LIPIA. Melly datang seminggu dua kali kerumah. Selain itu saya juga menggunakan program Imaan Star
yang bisa di download gratis. Imaan Star adalah satu software untuk membantu kita menghafal Alquran yang dilengkapi dengan tulisan alquran yang besar serta bacaan yang jelas dan lambat sehingga membantu anak untuk menyimak bacaannya. Selain itu kita juga bisa mengatur ayat mana yang ingin kita putar serta berapa kali ayat tersebut mau kita ulang.

Walaupun demikian kesulitan tetap saja ada. Secara teori seharusnya anak harus hafal dulu satu ayat sebelum dia maju ke ayat berikutnya. Tapi Rafif ngotot untuk terus maju walaupun dia masih belum hafal ayatnya. Akhirnya saya terpaksa membiarkan dia memilih surat mana yang mau dia hafal tanpa mengikuti urutan seharusnya.
Anak-anak cepat hafal tapi cepat juga lupa sehingga seharusnya surat yang sudah dihafal tetap harus diulang-ulang. Rafif juga terkadang menolak untuk mengulangnya kembali. Sehingga perlu usaha keras untuk membujuknya.
Biasanya saya usahakan ketika sudah ditempat tidur menjelang tidur malam acara mengulang hafalan dilakukan.

Agar Rafif lebih tertarik untuk menghafal saya ajak juga melihat arti dari setiap kaya yang dihafal melalui Alquran terjemahan kata per kata yang di terbitkan oleh Syamil.

Seperti biasa semua yang dipelajari Rafif secara otomatis juga membuat Aisyah belajar. Karena sering mendengar Aisyah secara otomatis juga bisa ikut menghafal walapun dengan bacaan yang masih belum jelas.

Untuk jadwal menghafal Juzamma bisa dilihat disini

Jumat, 29 Mei 2009

Belajar Jam


Dirumah kami menerapkan waktu khusus untuk menonton TV. Untuk Rafif dan Aisyah mereka punya waktu 1 jam di pagi hari untuk menonton Dora dan Backyardigan di Global TV. Acaranya dimulai jam 7 pagi. Untuk membantu Rafif mengetahui kapan waktunya mereka menonton TV saya mulai mengajarkan membaca jam.

Ada 1 situs menarik yang membantu saya mengajarkan jam bisa diklik disini. Di sana ada sebuah jam analog animasi yang kedua jarumnya bisa digerakkan sesuka hati. Background jamnya juga bisa diganti dengan beberapa tema dari mulai angka latin, romawi, arab sampai tidak berangka.
Dari jam tersebut Rafif bisa mengerti mengapa jika jarum panjang ada di angka 1 itu berarti lewat 5 menit. Karena jamnya dilengkapi dengan garis-garis kecil dan angka untuk menghitung menit. Tahap awal saya menekankan pada Rafif untuk melihat jarum yang pendek terlebih dahulu sehingga dia bisa menentukan jam berapa lalu kemudian melihat jarum jam yang panjang untuk menitnya. Alhamdulillah untuk jam sudah tidak ada kesulitan lagi hanya saja dia masih perlu banyak latihan untuk membaca menit.
Untuk mengetahui pemahaman anak bisa dilakukan tes dengan mengerjakan soal-soal animasi diwebsite ini.


Summer Holiday

Libur telah tiba... Libur telah tiba... Hatiku gembira.... Siapa yang ga gembira kalau lagi liburan, apalagi kalau liburnya selama 11 min...