Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Kreatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan Kreatif. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Oktober 2011

Lapbook G

Aisyah kesulitan mengingat huruf G. Sudah lama saya perkenalkan huruf G dia masih belum bisa mengingat bentuknya atau menemukannya diantara deretan huruf-huruf lain. Kemudian saya mencoba memperkenalkan huruf G melalui lapbook. Aisyah memang tipe pembelajar kinestetik yang perlu belajar dengan cara melakukan hands on activities untuk mepelajari sesuatu tidak seperti Rafif yang bisa belajar hanya dengan melihat bendanya saja. Lapbook ini dikerjakan bersamaan dengan Rafif mengerjakan lapbook tanaman. Dan seperti inilah hasil lapbook huruf G Aisyah yang sukses mengantarkannya mengenal huruf G.

Untuk halaman depannya saya membuat huruf G besar dan kecil yang kemudian digunting Aisyah dan ditaburi Glitter. Kebetulan glitter juga dimulai dengan huruf G. Dibagian dalamnyya ada lembar mewarnai berbentuk gajah. Kemudian ada kantung kertas yang berisikan puzzle gurita. Puzzle ini saya dapatkan dengan cara menempelkan gambar gurita yang cukup besar di karton kemudian digunting menjadi beberapa bagian. Disamping kantung isi puzzle ada kantung kecil berisikan beberapa gambar anak gajah. Gamabr anak  gajah ini bisa digunakan untuk berhitung.  Disebelahnya ada lembar dot to dot berbentuk lapangan golf yang terdiri dari beberapa hole. Jika lembar dot to dot itu diangkat maka terdapat lembar latihan menulis huruf G. Terakhir ada gambar hasil karya Aisyah dengan tulisan gambar. Gambar juga sesuai dengan huruf G karena dimulai dengan huruf G.

Bagian depan

Gambar gajah dan Puzzle gurita

Lembar dot to dot

Lembar menulis

Jumat, 14 Oktober 2011

Lapbook Tanaman

Sesuai dengan janji saya pada posting sebelumnya, posting kali ini mengenai  lapbook yang Rafif buat bertema tanaman. Agar sesuai dengan temanya saya menggunakan map berwarna hijau. Awalnya saya ingin ada gambar tanaman di halaman depan tapi Rafif menolak dia memilih hanya membuat tulisan Plant dengan glitter. Karena ini Lapbook Rafif bukan lapboo saya, jadi keputusan ada ditangan dia. Tujuan saya anak-anak membuat lapbook agar apa yang sudah mereka pelajari bisa dikumpulkan dalam satu tempat dan bisa dibaca ulang kapan saja mereka butuh.
Halaman Depan
Lapbook ini terdiri dari dua lembar map yang digabung menjadi satu. Pada lembar pertama Rafif menempelkan hasil quiz yang disediakan oleh Science A to Z. Terdiri dari bagian-bagian tanaman, dan puzzle kata. Setelah itu dia juga menempelkan tulisan singkat mengenai karir yang dapat dipilih dengan menguasi ilmu tentang tanaman. Selain quiz Science A to Z juga menyediakan 3 buku kecil mengenai tanaman. Ketiga buku tersebut disimpan dalam folder berwarna oranye yang terbuat dari karton yang di depannya bertuliskan Plant Book. Terakhir saya mengajarkan Rafif membuat lingkaran yang dapat diputar yang beriskan gambar buatannya sendiri mengenai daur hidup tanaman dari mulai biji sampai menjadi tanaman yang kembali menghasilkan biji. Sebenarnya lingkaran itu ada tutupnya yang bisa diputar jadi hanya menampilkan satu daur hidup saja. Sayang tutupnya dirobek Afkar dan ketika lapbook ini difoto tutupnya masih hilang entah kemana.

halaman pertama

Bagian dari tanaman


Tulisan mengenai karir, buku-buku mengenai tanaman.

Daur hidup tanaman

Untuk lembar kedua saya mengambil bahan dari hasil googling  internet. Sumber lapbook yang paling lengkap ada di  http://www.squidoo.com/plant-lapbook- .  Di lembar kedua ini ada  lembar kertas berisi gambar komponen yang dibutuhkan tanaman untuk hidup disertai penjelasan singkat. Sebenarnya biji tidak termasuk komponen yang dibutuhkan tanaman karena dia merupakan bagian dari tanaman itu sendiri. Tapi menurut Rafif tanaman perlu biji. Itulah alasan kenapa gambar biji termasuk dalam daftar.

Gambar yang dibutuhkan oleh tanaman.


Saya juga menemukan lembar kerja yang berisi gambar aneka jenis barang. Dari gambar tersebut Rafif harus memilih barang apa yang terbuat dari tanaman. Awalnya Rafif tidak memilih spagetti sebagai benda yang dihasilan tanaman karena selama ini dia hanya melihat spaghetti dalam bentuk kering. Dari Lesson Pathways saya menemukan Grain Chain situs  internet yang berisi penjelasan mengenai padi-padian. Dari mulai padi ditanam dari biji sampai dijadikan tepung dan kemudian dibawa kepabrik untuk dijadikan roti.  Setelah berkunjung di Grain Chain Rafif jadi tahu bahwa banyak makanan yang berasal dari padi-padian yang diubah menjadi tepung seperti spaghetti atau pancake yang sering dia makan.

Worksheet benda dari tanaman

Lapbook ini juga memuat kartu-kartu kecil yang bisa disusun menjadi tahapan-tahapan tanaman dari mulai diletakkan media tanam seperti tanah sampai tanamannya besar dan berbunga. Potongan bunga yang teridiri dari akar, daun, batang dan kelopak bunga yang disusun  dan  diwarnai . Komponen terakhir dari lapbook ini adalah nama-nama bagian pohon.

Bagian dari bunga

Kartu pertumbuhan tanaman


Bagian dari pohon

Rabu, 12 Oktober 2011

Belajar Sains Tematik: Tumbuhan


Jika sebelumnya kami belajar sain secara acak hanya mengikuti bab-bab yang ada dibuku sains ditambah membuat sains eksperimen sesekali. Bulan lau saya merubah pola kami belajar secara acak menjadi belajar tematik dimana kami akan memilih satu topik tertentu dan mempelajari topik tersebut secara mendalam. Jika merasa sudah cukup baru saya ajak anak untuk memperlajari topik lain. 

Untuk topik pertama saya memilih tentang Tanaman atau Plant. Alasan utamnya karena saya punya bahan belajar tematik untuk tanaman dari website Sains A to Z. Bahan ini sangat membantu saya yang masih belum terbiasa belajar secara tematik. Dari kit yang disediakan oleh Sains A to Z saya mendapatkan:
   - 3 buah buku mengenai tanaman baik fiksi maupun non fiksi, beberapa bahan bacaan lain berupa lembaran kertas
   - 3 buah percobaan sains mengenai menanam, mengamati daun, dan mengamati biji.
   -  Lembar kerja 
   -  Kegiatan bermain peran menjadi pohon dari mulai biji sampai ditebang.
   -  Kartu-kartu berisi kosa kata baru
   -  Penjelasan mengenai pekerjaan apa yang berhubungan dengan tanaman.
   -  Quiz

Selain dari Sains  A to Z saya juga banyak mendapatkan bahan dari situs Lesson Pathways . Situs ini merangkum berbagai website yang yang mencakup topik yang ingin kita pelajari, dari mulai bahan bacaan, kegiatan, sampai video. Jadi kita tidak usah bingung mencari-cari di google krn semua sudah terangkum di website ini. Dan yang lebih asyik lagi website ini bisa diakses secara cuma.-cuma.


Kegiatan pertama kami mulai dengan menanam tanaman dari biji yang ada didapur seperti tomat, bawang, jeruk nipis dan jahe. Wih langsung semangat karena bisa main tanah dan air :) Sambil menanam saya juga jelaskanbahwa Allah yang membuat semua tanaman ini bisa hidup melalui sinar matahari, air , tanah dan udara yang semua ciptaan Allah . Tidak ada manusia yang bisa membuatnya. Bahkan jikapun manusia sudah menyediakan semua yang dibutuhkan tanaman jika Allah tidak menghendaki tanaman hidup maka tanaman itu tidak hidup. 

Setelah selesai menanam Mereka menyiram tanaman dengan otol penyiram tanaman otomatis yang idenya saya peroleh hasil menonton berbagai eksperimen Steven Spangler di Youtube. Cara membuatnya gampang sekali. masukkan air kedalam botol bekas minuman sampai penuh kemudian tutup rapat-rapat. Setelah ditutup dibuat lubang-lubang kecil di bagian samping bawah botol. Untuk memancarkan air tinggal dibuka saja tutup botolnya langsung air akan keluar. Jika tutup botol tidak dibuka maka air tidak akan memancar keluar.

Meniram dengan alat penyiram otomatis dari botol


Menempelkan label tanaman yang dibuat

Selesai menanam dan main air , kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan observasi daun. Rafif dan Aisyah mengumpulkan 4 jenis daun yang berbeda kemudian membuat arsiran dari daun. Setelah itu saya minta mereka membuat karya seni dari daun tersebut. Rafif memilih membuat bunga dari potongan daun yang diarsir sedangkan Aisyah membuat gambar. 

Mengarsir daun

Daun yang sudah diarsir


Gambar Aisyah


Puzzle bunga dari daun Rafif
 Kegiatan selanjutnya saya aja anak untuk mengamati daun-daun yang sudah dipilih dengan mencium, meraba, mendengar bunyi yang ditimbulkan daun, elihat aneka bentuk-bentuk daun. Kemudian kami berdiskusi mengenai persamaan dan perbedaan dari daun-daun tersebut. Perbedaannya bentuk, ukuran, bau dll. Persamaan tipis, fungsi untuk memasak makanan, menempel di batang dll.

Pelajaran masih berlanjut. Heran juga saya biasanya anak-anak setelah belajar 1 jam pasti bosan kali ini mereka tetap bersemangat. Kami membaca buku-buku yang disediakan oleh Sains A to Z. Untuk mengetahui pemahaman anak saya minta Rafif menjelaskan kembali isi buku yang sudah dibaca kepada Abi.

 
Menjelaskan isi buku

Sampai seminggu kemudian kami masih belajar tentang tanaman dengan membuat lapbook.  Kami memasukkan semua materi kedalam lapbook sehingga mudah didapatkan ketika ingin mempelajari lagi. Bahan lapbooknya selain dari Lesson A to Z saya juga mendapatkan dari hasil ggogling dengan kata kunci plant lapbook. Saya akan menuliskan posting lain mengenai lapbook tanaman kami.

Selain lapbook kami juga menonton video, bermain game dan membaca berbagai artikel menarik mengenai tanaman dari situs yang terdapat di Lesson Pathways. Semua membuat Rafif dan Aisyah mendapatkan pemhaman mendalam mengenai tanaman tidak hanya dari tulisan dibuku mereka mengalaminya langsung, melihat filmnya dan bermain game kegiatan favorite anak-anak diseluruh dunia. Saya akan melanjutkan cara belajar tematik kami karena anak mendapatkan gambaran utuh mengenai suatu tema, belajar tidak hanya sains tapi melibatkan membaca, menulis, matematika, seni, ekonomi dan yang penting lagi mereka lebih mengenal Allah SWT melalui hasil ciptaannya yaitu tanaman. Saat ini kami sudah menyelesaikan tema tanaman kami dan beralih ke tema luar angkasa pilihan Rafif. Tunggu postingan berikutnya mengenai luar Angkasa :)

Minggu, 14 Agustus 2011

Tantangan 30 hari Klub Oase # 6

Hari ini saya membuat cap untuk Anak-anak. Bahannya sederhana saja dari tutup botol selai bekas dan busa yang digunting bentuk bulan sabit dan bintang. Lem busa menggunakan lem uhu, tunggu mengering dan  cap siap untuk digunakan. Tutup botol digunakan agar anak mudah memegang capnya. Jadi untuk membuat cap bisa menggunakan busa yang biasa dijual dalam bentuk lembaran aneka warna. Tidak harus selalu menggunakan sayuran seperti kentang dan wortel. Sayang jika harus menggunakan sayuran yang bisa dimakan.


Hasilnya seperti tampak pada gambar diatas. Cap ini bisa digunakan untuk membuat hiasan pada kartu lebaran. Bila busanya tipis tumpuk menjadi beberapa lembar agar catnya tidak mengotori tutup botolnya.


Sore harinya anak-anak termasuk Afkar bersepeda seperti biasanya dengan Abi. Ini selalu menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu. Jika sudah melihat Abi mengambil sepeda Afkar segera berlari sambil membuka sendalnya cepat-cepat. Karena dia tidak suka duduk dikursi sepedanya dengan menggunakan sendal. Rafif dan Aisyah juga segera mengambil sepeda masing-masing. Termasuk anak-anak tetangga. Mereka bersemangat karena jika bersama Abi mereka bisa bersepeda lebih jauh daripada ketika mereka bersepeda tanpa keikutsertaan orang dewasa. Kegiatan ini yang saya jadikan kolase untuk Tantangan 30 Hari Klub Oase.

Pulang bersepeda masing-masing anak saya beri kapur dan mereka bebas menggambar digarasi rumah. Semua anak senang karena mereka bisa menggambar dengan ukuran yang sangat besar. Tidak seperti gambar dikertas yang ukurannya terbatas. Ternyata memberikan hiburan untuk anak-anak tidak harus mahal. Cukup dengan sebatang kapur mereka berimajinasi layak Rudy di film Chalk Zone.

 

Sabtu, 06 Agustus 2011

Tantangan 30 hari Klub Oase # 3

Hari ketiga Ramadhan ini saya ikut mengantar Rafif kemesjid karena ingin melihat kegiatan Pendidikan Ramadhannya. Acaranya pagi ini dimulai dengan cerita dari seorang kakak panitia mengenai Rasullullah SAW. Bahagia rasanya melihat Rafif bisa duduk dengan tenang mendengarkan cerita walaupun dia tidak pernah bersekolah sebelumnya. Dan dia juga mengerti serta mendengarkan dengan baik cerita tersebut karena sesampai dirumah dia bisa menceritakan kembali isi cerita tersebut. Alhamdulillah kebiasaan  saya  membacakan buku setiap malam membuat Rafif bisa berkonsentrasi untuk mendengarkan seseorang bercerita dengan jangka waktu yang lumayan lama. Homeschooling tidak membuat anak menjadi tidak tahu aturan dan tidak bisa duduk diam dengan manis.


Untuk tantangan klub Oase hari ini keluarga kami mengajukan Afkar sebagai peserta :). Setelah giliran Rafif dan Aisyah kali ini giliran Afkar nampang dengan aktivitas Ramadhannya. Aktivitasnnya sederhana saja. Yang dibutuhkan hanya gambar mesjid, cat aneka warna yang sudah ditambah cairan pencuci piring agar mudah dibersihkan dan mainan plastik untuk capnya. Hasilnya seperti dibawah ini.

 

Kamis, 31 Maret 2011

Finger Puppet

Terinspirasi oleh kegiatan klub oase, saya mengajak anak-anak membuat boneka jari atau finger puppet dari kain flannel. Bonekanya sederhana saja, tidak menggunakan template khusus. Desainnya anak-anak sendiri yang buat kecuali untuk sayap kupu-kupu Aisyah, saya yang membuatkan. Saya memilih tidak menggunakan template tertentu karena saya ingin anak-anak berkreasi sendiri. Jika ingin membuat menggunakan template sehingga hasilnya bisa lebih rapi bisa di klik disini.


  
Berhubung ga punya panggung boneka akhirnya kotak mainan Rafif  dibuka belakangnya dan di berdayakan jadi panggung boneka.  Lumayan hasilnya karena depannya dilapisi plastik jadi seperti TV  walaupun bolak-balik jatuh tapi anak-anak fun. Aktivitas seru, murah dan menyenangkan di hari hujan. Jadi kepengen punya panggung boneka beneran nih. Mudah-mudahan bisa jadi proyek berikutnya.



Surat Flannel


Salah satu cara untuk menstimulasi anak-anak menulis adalah dengan surat-suratan. Dijamin anak-anak pasti lebih bersemangat menulis jika dibandingkan harus menulis di worksheet atau lembar kerja. Karena melalui surat mereka merasa layaknya sedang bermain saja bukan belajar. Apalagi jika kita buatkan mereka amplop dari kain flannel untuk tempat surat mereka sebelum diantarkan ke penerimanya. Di amplopnya bisa juga di tempel dengan potongan kain yang sudah di sulam nama sang penerima. Ide ini saya dapatkan dari salah satu website homeschooler luar negeri. Tapi saya saya lupa alamat webnya tdak disimpan. Di search di Google juga belum ketemu. Kalo ada pembaca blog ini yang tahu tolong tinggalkan pesan di komen yah !


Aisyah lagi sibuk gambar buat dikirim ke abi. Hmmm kayanya harus bikin amplop yang lebih besar biar kertasnya ga perlu dilipat terlalu kecil. Di web yang saya lihat itu bahkan suratnya juga terbuat dari potongan kain flannel yang disulam kata-kata seperti i love u atau i miss u.

Kamis, 09 Desember 2010

Laboratorium Teras

Belajar dimana saja bukan sekedar jargon bagi keluarga homeschooling seperti kami. Semua ruang bisa dijadikan kelas, termasuk teras rumah. Bahkan teras rumah bisa menjadi ruang laboratorium untuk kami. Dengan berbekal mikroskop kecil (micro lupe) kepunyaan Abi hasil dari traningnya di Jerman kami mengamati perbedaan struktur gula dengan garam. Saya memilih untuk duduk diteras agar bisa mendapatkan cahaya yang maksimal. Garam dan gulanya saya letakkan diatas kertas origami warna hitam agar lebih jelas terlihat. Disini kami sama-sama belajar karena waktu saya besekolah di sekolah dasar saya tidak punya kesempatan seperti ini :)



Posted by Picasa

Minggu, 11 Juli 2010

Jelly


Ada banyak sekali  kegiatan kreatif sekaligus mencerdaskan untuk anak usia dini salah satunya memasak Jelly. Dari kegiatan sederhana ini ada begitu banyak manfaat yang bisa dipetik. Masak jelly sangat mudah dilakukan sehingga bisa anak bisa terlibat banyak. Dari mulai membaca cara membuatnya atau sekedar melihat huruf di dibungkusan jelly, menggunting bungkus, mengukur serta menuang air dan gula, mengaduk, sampai akhirnya menuangkan jelly ke dalam cetakan.

Anak menjadi percaya diri karena diberikan kepercayaan untuk melakukan banyak hal. Untuk menambah kegiatan supaya lebih seru dan menyenangkan bisa dengan memasukkan nata de coco disetiap cetakan jelly. Anak pra sekolah bisa belajar hubungan 1-1 yaitu setiap benda hanya dihitung 1 kali dengan memasukkan 1 potong nata de coco dalam setiap cetakan. Untuk anak yang lebih besar bisa belajar menghitung loncat 2 atau 3 dengan memasukkan 2 - 3 nata de coco di setiap mangkuk cetakan. Sambil menunggu jelly mengeras anak bisa diajak bercerita atau menuliskan proses pembuatan jelly. Akhirnya lesson plan hari itu ditutup dengan makan jelly. Bahkan Rafif masih sempat membuat grafik dengan cara menumpuk jellynya berdasarkan bentuk.


Posted by Picasa

Rabu, 23 Juni 2010

Denah Rumah Rafif


Malam ini saya melihat foto-foto lama di laptop dan menemukan foto ini. Sedikit kaget karena saya tidak ingat bahwa denah rumah idaman Rafif sempat didokumentasikan. Dua jempol buat kesigapan Abi mendokumentasikan hasil karya anaknya. Saya biasanya suka lupa mendokumentasikan kegiatan atau hasil karya anak-anak apalagi kalo aktivitasnya membuat tangan kotor. Rasanya malas sekali untuk membersihkan tangan lalu kemudian mangambil foto anak-anak. Padahal dokumentasi yang baik sangat membantu dalam pembuatan portofolio. Tidak selamanya hasil karya anak bisa disimpan. Apalagi jika harus pindah seperti kami. Banyak hasil karya anak yang dengan berat hati saya buang karena tidak memungkinkan untuk dibawa. Melihat foto ini membuat saya berjanji pada diri sendiri untuk lebih rajin membuat dokumentasi kegiatan dan hasil karya anak. Melalui foto saya bisa tetap menyimpan hasil karya anak-anak dengan lebih mudah dan praktis. Foto-foto juga akan menjadi kenangan akan masa kecil yang indah untuk anak-anak ketika mereka dewasa kelak.

Saya lupa kapan denah ini dibuat (satu lagi catatan buat saya agar mengajarkan anak untuk menulis tanggal disetiap hasil karyanya). Denah ini adalah rumah impian Rafif. Dalam rumah tersebut ada kamar tidur utama, ruang tidur anak, ruang bayi ( kebetulan Rafif baru punya adek bayi lagi), dapur ( yang lebih besar dari kamar tidur), kolam renang ( berupa kotak-kotak kecil yang diumpamakan sebagai keramik kolam renang ), ruang pesta yang besar sekali dan garasi yang lebih besar dari ruang pesta ( mungkin kalau sudah besar Rafif mengira dia juga akan punya mobil sebanyak mobil mainannya sekarang ).

Rafif terinspirasi membuat denah rumah karena melihat tantenya yang arsitek sedang bekerja membuat denah rumah. Dari tantenya juga Rafif belajar program Auto Cad. Dalam HS guru bisa siapa saja.



Posted by Picasa

Senin, 21 Juni 2010

Bermain Balok


Mainan balok menjadi salah satu mainan paling digemari Rafif dan Aisyah. Dengan balok mereka bisa menciptakan aneka jenis mainan atau barang yang berbeda setiap harinya sehingga tidak ada istilah bosan untuk bermain balok. Awalnya ketika Rafif masih usia 3 tahun saya membeli balok yang ukurannya besar. Balok ukuran besar dipilih karena lebih mudah membuatnya dan juga untuk menghindari kemungkinan balok tertelan. Balok-balok  ukuran yang lebih besar lagi ternyata bisa dibuat sendiri dari kardus bekas tisu atau sereal yang diisi dengan gumpalan kertas. Insya Allah saya akan mencoba membuat membuat balok buatan sendiri untuk Afkar. Seiring dengan bertambah umur anak-anak maka balok yang saya beli ukurannya pun menjadi lebih kecil. 

Balok juga membantu saya mengajarkan konsep matematika untuk anak-anak. Balok membantu Rafif secara visual untuk melihat pola dari susunan balok yang beraneka warna. Balok juga bisa digunakan untuk membuat diagram berdasarkan warna tertentu. Aisyah yang kinestetik juga dapat membongkar pasang balok-balok tersebut untuk belajar berhitung atau mengelompokkan balok berdasarkan bentuk atau warna. 

Balok tidak hanya merangsang otak kiri anak tapi juga otak kanan. Ketika bermain balok seakan-akan dunia ada digenggaman mereka karena mereka bisa menciptakan apa saja. Balok juga melatih konsentrasi dan motorik halus anak. Sambil bermain balok anak juga biasanya menciptakan sebuah cerita tersendiri berdasarkan imajinasi mereka terhadap balok yg mereka buat.
Posted by Picasa

Rabu, 16 Desember 2009

Aisyah Belajar Membaca


Aisyah mempunyai kecenderungan yang berbeda dalam hal menerima informasi baru dibandingkan dengan Rafif. Jika Rafif lebih cepat menerima informasi apabila informasi itu berbentuk gambar maka Aisyah akan lebih mudah menerimanya jika melalui gerakan tubuh dan demonstrasi. Dengan kata lain Rafif memiliki tipe belajar Visual sedangkan Aisyah, Kinestetik.

Rafif belajar membaca hanya dengan menonton VCD belajar membaca  metode cantol Raudhoh. Saya memutarkan VCD itu untuk Rafif setiap hari dan dalam jangka waktu 1,5 bulan Rafif sudah dapat membaca buku cerita anak yang memuat beberapa kalimat sederhana. Aisyah perlu cara yang lebih kreatif untuk belajar membaca daripada hanya sekedar menonton. Karena Aisyah memiliki kecenderungan kinestetik maka belajarnya pun harus sambil melakukan aktivitas.

Berikut ini beberapa hal yang saya coba untuk mengajari Aisyah abjad :
1. Belajar dengan komputer
Saya menggunakan program word lalu menset hurufnya menjadi ukuran yang paling besar. Lalu saya biarkan Aisyah mengetik huruf yang diinginkannya. Sambil Aisyah mengetik saya atau Rafif akan memberitahukan nama huruf yang diketikkan tersebut.

2. Belajar dengan playdough
Sambil bermain playdough bersama-sama saya akn membentuk huruf dari lilin mainan tersebut dan mengajari Aisyah membaca dengan huruf-huruf tersebut

3. Belajar sambil jalan-jalan
Sambil jalan-jalan pagi biasa saya akan menunjukkan pada Aisyah nama jalan, nama toko ataupun teks lain yang kami jumpai di sepanjang jalan. Atau bersama-sama mencari huruf tertentu.

4. Belajar dengan huruf magnet
Terkadang saya dan Aisyah berpura-pura menjadikan huruf magnet mainan yang kami punya menjadi boneka yang bisa berbicara.
Saya : ( sambil memegang huruf A) " Assalamualaikum nama saya A , nama kamu siapa?" (kemudian saya memberikan huruf B kepada Aisyah)
Aisyah : "nama saya...( agak kebingungan, lalu saya bisikkan cepat-cepat B)....B"
Saya     : " Oh B, kita main kerumah C yuk! Nanti disana bisa ketemu dengan D dan E"
Percakapan terus berlanjut sampai Aisyah bosan bermain. Jika saya tidak ikut bermain Aisyah main berdua dengan Rafif.

Ada lagi ide kegiatan belajar abjad yang saya baca di Universal Preschool. Nama kegiatannya Active Alphabet. Dalam Active Alphabet anak diminta melakukan gerakan sesuai dengan abjad yang ditunjukkan misalkan Angguk kepala untuk huruf A atau Loncat setiap mendapatkan huruf L. Detil lengkap cara bermainnya bisa dilihat disini.

Hal yang patut diingat ketika ingin mengajarkan anak membaca adalah membuat anak cinta akan buku dan tulisan. Caranya adalah dengan membacakan buku kepada anak setiap hari. 20 Menit setidaknya setiap hari. Akan mudah bagi anak belajar membaca apabila dia sudah sering dibacakan buku sebelumnya. Karena dia mengerti apa yang dia baca. Bukan hanya sekedar membunyikan huruf-huruf tanpa mengerti makna apa yang terkandung dalam rangkaian huruf-huruf tersebut. Belajar membacapun jadi lebih mudah.

Jumat, 04 Desember 2009

Nature Walk

Alhamdulillah, pulang ke aceh artinya kembali lagi menghirup udara segar. Sekarang setiap pagi kami punya rutinitas jalan-jalan pagi. Komplek perumahan Busyik ( kakek ) Rafif dan Aisyah letaknya dibagian atas kota Banda Aceh didekat kaki bukit Barisan sehingga udaranya sangat sejuk di pagi hari. Mobil-mobil juga tidak banyak yang lewat apalagi jika dibandingkan dengan perumahan padat penduduk di Jakarta tempat kami tinggal. Tidak hanya udara segar yang bisa didapatkan anak-anak ketika jalan pagi tapi juga berbagai pelajaran lain.

Aisyah bisa belajar angka melalui nomer-nomer rumah atau plat kendaraan yang terparkir. Belajar membaca melalui nama-nama jalan ataupun tulisan yang berada disepanjang jalan. Belajar warna dari berbagai macam bunga yang tumbuh di sepanjang jalan dan halaman rumah. Belajar aneka jenis tanaman tapi kalau yang ini saya juga sebenarnya masih harus belajar banyak :). Belajar mendengarkan aneka macam suara. Belajar merasakan berbagai tekstur dengan menyentuh aneka jenis tanaman.



Tadi Aisyah tertarik sekali dengan kupu-kupu. Selama ini dia hanya melihat kupu-kupu di buku. Ada banyak seklai jenis kupu-kupu yang tadi kami temui. Bahkan ada satu yang cukup besar berwarna hitam serta corak ungu yang sedang hinggap cukup lama dipagar. Akhirnya Aisyah berhenti cukup lama memandangi kupu-kupu tersebut. Dia mengamati dengan seksama sayap kupu-kupu yang mengepak dengan pelan membuka tutup. Observasi kupu-kupu.

Sepanjang jalan Anak-anak juga senang bisa berlari, loncat, jalan mundur, naik turun tanjakan. sampai akhirnya Aisyah capek dan minta gendong. Saya terpaksa mengambil alih mengendong Afkar sementara abinya mengendong Aisyah. Syukur rumah Busyik hanya tinggal beberapa ratus meter lagi.

" Mi, tadi asyik yah jalan-jalan liat daun !" komentar Aisyah ketika kami tiba dirumah. alhamdulillah bukan hanya berbagai pelajaran yang kami dapatkan tapi juga kegembiraan anak-anak.


Lebih banyak lagi tentang nature walk bisa dilihat disini atau google dengan kata kunci nature walk.

Selasa, 07 Juli 2009

Melukis Di jendela

 


Terkadang Rafif dan Aisyah bosan hanya bisa melukis di kertas saja. Untuk variasi terkadang saya membebaskan mereka untuk melukis di lantai ataupun kaca jendela rumah. Tapi sebelumnya cat untuk melukisnya saya campur dengan sabun pencuci piring. Sehingga setelah selesai berkreasi hasilnya bisa dengan mudah dibersihkan. Malah sekaligus membuat mereka jadi membersihkan kaca jendela :) Hanya saja hasil lukisannya tidak bisa disimpan di folder seperti biasa.




Posted by Picasa

Minggu, 05 Juli 2009

Field Trip - Perpustakaan Diknas Senayan




Tanggal 29 Juni lalu Rafif dan Aisyah ikutan kegiatan Holiday at Library yang diadakan oleh Reading Bugs bareng teman-teman mereka di komunitas Homeschooling Berkemas. Kegiatannnya dimulai dari pukul 9.30 sampai 15.00.

Awalnya Rafif gak mau ikutan masuk kedalam ruangan. Padahal didalam ruangan anak-anak lagi seru membuat tower dari kardus bekas kemasan vitamin. Malah Aisyah yang semangat mau ikutan padahal dia ngga saya daftarin karena dalam flyernya disebutkan kegiatannya untuk anak umur 4 tahun keatas. Setelah mendaftarkan Aisyah saya ikutan masuk keruangan untuk sambil membujuk Rafif supaya mau ikut kegiatan.


Setelah selesai bermain dengan kardus-kardus yang dijadikan lego, kegiatan selajutnya adalah story telling. Dimana anak-anak dibacakan buku cerita dan diajak berdiskusi tentang tokoh atau cerita dari buku yang dibacakan. Rafif sudah mulai enjoy dan mulai terlibat didlam aktivitas sehingga saya bisa keluar ruangan dan ngobrol ama ibu-ibu lain :)

Setelah story telling anak-anak diajarkan Brain game sama Mbak Paramitha. Mereka diajak untuk melakukan berbagai gerakan sambil berimajinasi. Misalkan saja ketika melakukan gerakan mengayuh kaki mereka disuruh membayangkan sedang dikejar anjing sehingga mengayuhnya semakin cepat atau mereka disuruh mengangkat tangan dan berusaha menggapai awan sebanyak-banyaknya.

Capek olahraga saatnya makan. Habis makan dan sholat anak-anak diajak keliling perpustakaan Diknas. Mereka boleh membaca berbagai buku anak-anak yang tersedia ataupun menonton tayangan BBC yang disediakan. Setelah itu kembali lagi masuk keruangan untuk pemutaran film. Film yang diputar adalah film yang berdasarkan buku cerita Beatrix Potter.

Setelah filmnya di putar anak-anak boleh memilih buku Beatrix Potter yang akan dibacakan. Buku-buku Betarix Potter semuanya berkisah tentang binatang. Buku-bukunya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Gramedia sedangnkan untuk versi inggris bisa dibaca online di Wowio Bukunya dibacakan langsung oleh Bu Rosie Setiawan pendiri Reading Bugs. Kalau Bu Rosie yang bacain buku jadi sama serunya dengan nonton filmnya karena Bu Rosie membacakan dengan berbagai intonasi yang menarik sambil juga berkomunikasi dan mengajak anak-anak melakukan berbagai gerakan sesuai dengan teks yang sedang dibacakan.

Tepat pukul 3 sore acara selesai setelah anak-anak menuliskan atau menggambarkan harapan mereka. Acara Holiday at Library ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 10 Juli 2009 di perpustakaan Diknas Senayan. Untuk anak kelas 3 SD keatas juga ada kegiatan membuat mind mapping dari buku yang dibaca.




Selasa, 16 Juni 2009

Bermain Ular Tangga ( Board Games )

 


Bermain merupakan sarana pembelajaran yang efektif untuk anak-anak. Seperti halnya dengan bermain ular tangga. Saya mendapatkan satu file PDF yang berisi permainan sejenis ular tangga yang di print. Berkisah tentang perjalanan kodok-kodok yang berjuang untuk mencapai garis finish. Di sana sudah menanti seorang putri raja yang akan memberikan sebuah kolam bagi kodok yang berhasi mencapai finish terlebih dahulu. Agak berbeda dengan permainan ular tangga yang biasa. Board game atau papan permainan yang saya dapatkan ini jumlah kotak yang dilalui hanya 25 kotak tidak sampai 100 Kotak. Ularnya diganti dengan gambar air terjun sedangkan tangganya diganti dengan batang kayu yang bisa dilewati. Selain itu ditengah-tengah beberapa kotak juga terdapat perintah dalam bahasa inggris.

Dari Board Game ini Rafif dan Aisyah bisa belajar:
- Menghitung jumlah dadu yang muncul
- Menjalankan bidaknya sesuai dengan dadu yang muncul ( 1-1 correspondance)
- Bahasa Inggris
- Bergantian menjalankan dadu
- Menerima Kekalahan




Posted by Picasa

Alas Main dari Karton

 

Terkadang mainan favorit tidak harus selalu dibeli. Salah satunya alas bermain mobil-mobilan Rafif yang terbuat dari kardus ini. Rafif hobi sekali tidur-tiduran sambil jalanin mobil-mobil kecilnya. Awalnya saya berniat membelikan dia karpet atau mainan mobil yang dilengkapi jalan-jalannya. Tapi karpetnya tidak kunjung ketemu dan sewaktu saya cek mainan mobil-mobilan dengan jalannya harganya mahal sekitar Rp. 250.000. Padahal yang saya butuhkan adalah alasnya saja. Untuk mobilnya Rafif sudah punya banyak.


Kebetulan dirumah banyak kardus menumpuk karena setiap belanja di supermarket kita memilih memakai kardus daripada plastik. Salah satu kardus saya buka dan bentangkan menjadi 1 lembaran panjang. Lalu untuk backgroundnya Aisyah dan Rafif mewarnainya dengan cat asturo. Untuk jalan-jalannya dibuat dari guntingan panjang karton asturo. rafif juga request kolam renang. Kolam renang tersebut dibuat dari guntingan kertas origami. Selesai sudah bentuk dasarnya. Setiap bermain Rafif merubah setting kotanya. Kadang ada jalan kereta api, kadang ada gedung-gedung dari balok ataupun kardus. Bahkan pernah ada showroom mobil yang terbuat dari kotak plastik transparan sehingga mobil-mobul didalamnya bis aterlihat keluar.

Posted by Picasa

Summer Holiday

Libur telah tiba... Libur telah tiba... Hatiku gembira.... Siapa yang ga gembira kalau lagi liburan, apalagi kalau liburnya selama 11 min...