Minggu, 07 Juni 2009

Self - Discipline

 

Anak-anak tidak cukup diingatkan hanya dengan kata-kata saja. Jika hanya dengan kata-kata bisa saja mereka bosan dan kita juga capek ngomel terus :). Aisyah sering sekali merebut barang yang sedang dipegang Rafif. Akhirnya Rafif marah dan terkadang sampai memukul. Setelah beberapa kali kejadian saya membuat mereka berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan masing-masing. Janji tersebut saya tulis di sebuah gambar bola yang saya ambil dari buku Charater Education for Kids. Kemudian poster tersebut saya tempel di dinding rumah menggunakan Tack It.
Setiap mereka bisa melaksanakan janji tersebut mereka bisa memindahkan gambar bola tersebut ke dalam gawang. Sambil saya jelaskan juga bahwa mereka sudah melakukan Self - discipline karena telah dapat mengendalikan diri sendiri. Lumayan pertengkaran bisa dikurangi walapun belum hilang sama sekali.





Posted by Picasa

Kamis, 04 Juni 2009

Our Family Tree


Rafif mempunyai kecenderungan visual sehingga dia lebih cepat mengerti mengenai suatu topik dengan melihat gambar. Suatu hari dia bertanya mengenai om-omnya ada berapa dan siapa saja. Saya fikir ini saat yang tepat untuk mengajarkan silsilah keluarga kami. Untuk lebih memudahkan Rafif memahami hubungan keluarga, saya membuat gambar pohon besar di karton asturo. Kemudian saya menggunting kertas kecil-kecil yang bertuliskan nama anggota keluarga kami. Setelah itu Rafif menempelkan kertas tersebut dengan bantuan saya di tempat yang seharusnya. Jadilah pohon keluarga kami :)



Menghafal Alquran


Baru satu bulan ini saya menerapkan program menghafal Alquran untuk Rafif. Seharusnya lebih awal lagi sebelum dia berumur 5 tahun. Sekarang agak sedikit terlambat ternyata. Saya terlambat memulai karena ada yg menyarankan agar program hafalan dilakukan ketika anak sudah bisa membaca Alquran atau minimal sudah bisa melafalkan ayat-ayat alquran secara pas.
Tapi ternyata untuk mendidik anak hafal Alquran tidak perlu menunggu anak bisa membaca alquran terlebih dahulu karena mereka bisa mulai menghafalkan dengan cara dibacakan terlebih dahulu ayatnya satu demi satu.


Untuk mendidik Rafif menghafal Alquran saya dibantu oleh Melly seorang ustazah lulusan LIPIA. Melly datang seminggu dua kali kerumah. Selain itu saya juga menggunakan program Imaan Star
yang bisa di download gratis. Imaan Star adalah satu software untuk membantu kita menghafal Alquran yang dilengkapi dengan tulisan alquran yang besar serta bacaan yang jelas dan lambat sehingga membantu anak untuk menyimak bacaannya. Selain itu kita juga bisa mengatur ayat mana yang ingin kita putar serta berapa kali ayat tersebut mau kita ulang.

Walaupun demikian kesulitan tetap saja ada. Secara teori seharusnya anak harus hafal dulu satu ayat sebelum dia maju ke ayat berikutnya. Tapi Rafif ngotot untuk terus maju walaupun dia masih belum hafal ayatnya. Akhirnya saya terpaksa membiarkan dia memilih surat mana yang mau dia hafal tanpa mengikuti urutan seharusnya.
Anak-anak cepat hafal tapi cepat juga lupa sehingga seharusnya surat yang sudah dihafal tetap harus diulang-ulang. Rafif juga terkadang menolak untuk mengulangnya kembali. Sehingga perlu usaha keras untuk membujuknya.
Biasanya saya usahakan ketika sudah ditempat tidur menjelang tidur malam acara mengulang hafalan dilakukan.

Agar Rafif lebih tertarik untuk menghafal saya ajak juga melihat arti dari setiap kaya yang dihafal melalui Alquran terjemahan kata per kata yang di terbitkan oleh Syamil.

Seperti biasa semua yang dipelajari Rafif secara otomatis juga membuat Aisyah belajar. Karena sering mendengar Aisyah secara otomatis juga bisa ikut menghafal walapun dengan bacaan yang masih belum jelas.

Untuk jadwal menghafal Juzamma bisa dilihat disini

Jumat, 29 Mei 2009

Belajar Jam


Dirumah kami menerapkan waktu khusus untuk menonton TV. Untuk Rafif dan Aisyah mereka punya waktu 1 jam di pagi hari untuk menonton Dora dan Backyardigan di Global TV. Acaranya dimulai jam 7 pagi. Untuk membantu Rafif mengetahui kapan waktunya mereka menonton TV saya mulai mengajarkan membaca jam.

Ada 1 situs menarik yang membantu saya mengajarkan jam bisa diklik disini. Di sana ada sebuah jam analog animasi yang kedua jarumnya bisa digerakkan sesuka hati. Background jamnya juga bisa diganti dengan beberapa tema dari mulai angka latin, romawi, arab sampai tidak berangka.
Dari jam tersebut Rafif bisa mengerti mengapa jika jarum panjang ada di angka 1 itu berarti lewat 5 menit. Karena jamnya dilengkapi dengan garis-garis kecil dan angka untuk menghitung menit. Tahap awal saya menekankan pada Rafif untuk melihat jarum yang pendek terlebih dahulu sehingga dia bisa menentukan jam berapa lalu kemudian melihat jarum jam yang panjang untuk menitnya. Alhamdulillah untuk jam sudah tidak ada kesulitan lagi hanya saja dia masih perlu banyak latihan untuk membaca menit.
Untuk mengetahui pemahaman anak bisa dilakukan tes dengan mengerjakan soal-soal animasi diwebsite ini.


Kamis, 28 Mei 2009

Kukis Hias



Cooking class itu salah satu kegiatan favorit Rafif. Dia hobi banget sama yang namanya mengaduk, menuang bahkan hanya sekedar membantu memegang mikser. Kali ini cooking classnya tidak hanya melibatkan urusan mengaduk dan sebagainya tapi juga mencetak dan menghias.

Proyek kami kali ini adalah membuat kukis hias. Resepnya bisa diambil disini. Ini bukan hanya pengalaman pertama buat Rafif dan Aisyah tapi juga buat saya :). Sempet juga takut gagal. Tapi liat anak-anak asyik menggiling dan mencetak akhirnya yah Pede aja kalo gagal yang penting mereka have fun. Alhamdulillah kue-kuenya matang dengan sempurna.
Masalahnya timbul ketika akan menghias karena ternyata icingnya terlalu encer sehingga menghiasnya jadi susah. Tapi Rafif cuek aja dia ngak ngerasa ada yg salah dengan icingnya. Toh cat juga biasanya encer, mungkin begitu dalam benaknya. Terakhir dia malah dengan serunya mencampur icingnya menciptakan warna-warna baru :)



Rabu, 27 Mei 2009

Akan ada 1 murid baru Homeschooling kami :)

I am back...
Ini postingan saya setelah lebih dari 3 bulan. Hampir 4 bulan saya menghilang karena terkena sindrome morning and evening sick :)). Alhamdulillah sekarang usia kehamilan sudah 4 bulan sehingga segala rasa mual, pusing dan mengantuk sudha hilang. Insya Allah saya sudah bisa mulai lagi bercerita tentang kegiatan Homeschooling kami lagi...

Walaupun ngeblog sempat berhenti tapi kehamilan tidak membuat Aisyah dan Rafif berhenti belajar. Segalanya masih berjalan lancar, mereka sudah terbiasa dengan pola belajar mereka sehari-hari sehingga saya hanya membantu mereka menyiapkan bahan-bahannya saja ketika mereka ingin membuat atau belajar sesuatu.
Jadwal dibacakan buku cerita tetap sama hanya saja saya melakukannya sambil tidur. Rafif juga bisa dimita bantuannya untuk membacakan buku atau membantu Aisyah belajar.
Lega rasanya mengetahui kehamilan ataupun kehadiran adik baru sama sekali tidak menganggu proses homeschooling kami. Malah pastinya akan menambah pengalaman dan pengetahuan baru buat mereka berdua. Seperti Sabtu yang lalu Rafif ikut masuk ke dalam ruang periksa ketika saya akan kontrol rutin di dokter. Dia melihat bagaimana ruang periksa, cara dokter bekerja bahkan ikut mendengarkan penjelasan dokter ketika saya di USG dan untuk pertama kalinya dia mengetahui jika calon adiknya laki-laki. Sama persis dengan yang dia inginkan :)
Mereka juga selalu bertanya kapan adiknya lahir, sebesar apa adiknya, lagi ngapain aja adikknya. Ternyata kehamilan tidak membuat uminya tambah repot sehingga tidak bisa memperhatikan mereka lagi tapi malah membawa kegembiraan dan pengetahuan baru buat mereka. Insya Allah ketika adikknya lahir Oktober nanti Rafif dan Aisyah juga bisa belajar bagaimana mengurus seorang bayi mungil....


Summer Holiday

Libur telah tiba... Libur telah tiba... Hatiku gembira.... Siapa yang ga gembira kalau lagi liburan, apalagi kalau liburnya selama 11 min...